Resep Tradisional Sop Ikan Gabus Untuk Luka Caesar

Oleh: Astrid Rani

Dari kelima tips itu ada satu Tips lagi yang untuk saya tidak begitu sering mendengar tetapi ternyata cukup manjur. Jadi pada minggu ke dua setelah saya pakai anti koloid dan menyebabkan keluar cairan putih dari luka. Kaka dari Ibu saya membawakan masakan berupa sop ikan.

Saya tanya “Bude, kok bawa masakan segala, ngerepotin aja.” Kemudian dia bilang bahwa ini Sop Ikan Gabus atau ada juga yang menyebut ikan kutuk. Bude saya ini memasaknya seperti sop ikan gurame dengan kuah bening dengan daun bawang segar dan tomat rasanya segar sekali.

Dia bilang sop ini dapat mempercepat penyembuhan luka operasi caesar. Saya sih gak begitu percaya, lawong pake obat aja juga kadang lama ini pake jurus Sop Ikan ha..ha..ha… Doesn’t make sense. Tapi karena masakan bude saya itu enak ya, gak ada ruginya juga dimakan sampe abis. Nah Bude saya ini bawain sop ikan gabus seminggu hampir rutin 3 kali dan dia akan senewen kalo saya gak ngabisin itu sop. Pokoknya ini harus habis, di bilang gitu.

Well… awal sih enak tapi kalo seminggu 3 kali ya bosen juga Bude… Tapi sudahlah ngikut sama orang tua aja deh. Nah pada minggu kelima luka operasi caesar saya mengalami kemajuan yang cukup baik. cairan putihnya udah berhenti banget dan luka nya berangsur-angsur membaik. Nah dari situ kemudian saya mulai agak ngasih perhatian sama “Sop Ajaib Ikan kutuk” (Sop Ikan Gabus) ramuan Bude saya itu.

Dari hasil baca-baca- ternyata Ikan gabus mengandung albumin yang tinggi, jauh lebih banyak dari albumin yang ada dalam telor . Kandungan protein ikan gabus sebesar 25,5%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan kadar protein dari ikan bandeng (20,0%), ikan mas (16,0%), ikan kakap (20,0%), maupun ikan sarden (21,1%).

Prof. Nurpudji dari Universitas Hasanuddin, Makassar, pemberian 2 kg ikan gabus masak setiap hari kepada pasien pasca operasi akan meningkatkan albumin mereka menjadi normal. Pemberian ekstrak ikan gabus selama 10-14 hari menunjukkan peningkatan albumin hingga 0,6 hingga 0,8 g/dl. Kandungan albumin plus mineral zinc (Zn) dalam tubuh ikan gabus yang sebesar 1,7412 mg/100 g daging inilah yang membantu proses penyembuhan luka lebih cepat. Per 100 gram, kadar protein telur hanya 12,8 gram, daging ayam 18,2 gram, daging sapi 18,8 gram sedangkan ikan gabus / ikan kutuk mencapai 25,2 gram.

Sangat jauh terpautnya. Nilai plus ikan gabus / ikan kutuk yang lain ialah ikan ini memiliki nilai cerna yang sangat baik yakni mencapai lebih dari 90%Oke-Oke…. I see Bude… jadi malu juga setelah baca-baca artikel ternyata resep sop ikan Gabus atau ikan kutuk bikinin Bude gue itu manjur karena memang secara ilmiah juga ikan kutuk (ikan Gabus) kaya akan kandungan albumin yang baik untuk pasien pasca operasi

Ni pesen saudara katanya emang cocok banget ikan kutuk (Ikan Gabus) buat percepat penyembuhan pasca operasi caesar, saudara saya karena repot bikin sop mulu, dia percaya sama kutuk premium yang udah dalam bentuk kapsul, katanya cocok banget dan cepet sembuh.

Bahan Sop Ikan Gabus

  • 250 gram ikan gabus
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 butir jeruk
  • 5 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 1 ruas asam jawa
  • 1 ruas lengkuas
  • 1 ruas jahe
  • 2 ruas kunyit digeprek
  • secukupnya Garam
  • secukupnya Gula
  • secukupnya Merica bubuk
  • 3 buah tomat
  • 2 lembar serai
  • 5 lembar daun salam

Langkah- Langkah Memasak

  1. Potong ikan gabus dan lumuri dg garam dan air perasan jeruk
  2. Iris bumbu dan siapkan
  3. Didihkan air dan masukan bumbu
  4. Masak dan koreksi rasa
  5. Masukan ikan gabus, masak hingga matang, koreksi rasa
  6. Masak sebentar supaya ikan tidak hancur, sajikan selagi hangat

Nah gitu jadi cara masaknya. Menurut saya ini sangat layak dicoba untuk menangani penyembuhan pasca operasi caesar. Bisa untuk saudara kita tetangga yang melahirkan dengan caesar.

Apalagi sekarang keyaknya perbadingan lahiran normal dan lahiran caesar itu bisa 50% : 50% jadi resep diatas saya kira cukup penting untuk di catat oleh bunda-bunda zaman now yang rempong tapi juga cerdas.

*Sumber: Kompasiana Astrid Rani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *