Penelitian Membuktikan Bahwa PR Membunuh Kreativitas Anak, Ini Alasannya!

MENJANGAN.ID ~ Pekerjaan Rumah atau PR yang diberikan setiap hari tidak berperan apapun dalam pembelajaran, selain menyebabkan masalah mental, sosial, dan kesehatan bagi siswa. Para ahli pendidikan menyatakan bahwa kita harus melarang praktik pemberian PR kepada anak-anak usia sekolah dasar (SD) dan membatasinya pada remaja usia sekolah menengah.

Salah satu distrik di wilayah Florida bahkan menerapkan aturan ‘Larangan PR’ bagi sekolah-sekolah dasar. Tertulis di surat kabar Washington Post, bahwa keputusan itu berdasarkan pada hasil riset tentang metode-metode terbaik untuk meningkatkan pencapaian akademik. Riset tersebut mencakup penelitian meta-analisis tentang PR sejak tahun 1987 hingga 2006. Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara PR dan pencapaian akademik. Artinya, memberikan PR kepada anak tidak membantu proses belajar mereka, tidak menambah wawasan, dan tidak pula membuat mereka mengerjakan ujian dengan lebih baik.

Hasil riset tersebut juga dikemukakan oleh penelitian Stanford University pada tahun 2014 bahwa siswa mengalami stress, masalah kesehatan fisik, serta keterasingan sosial di masyarakat. Riset ini berdasarkan pada survey terhadap 4000 siswa SMA di California di lingkungan menengah ke atas. Lebih dari separo responden mengatakan bahwa PR adalah sumber utama stress bagi mereka. Beban PR membuat mereka pusing, kelelahan, kurang tidur, maag, kurus, dan tegang.

“Lebih dari dua jam waktu untuk mengerjakan PR di malam hari sangatlah kontraproduktif terhadap tujuan belajar,” tulis Denise Pope, pemimpin penelitian dan pengajar senior di Stanford Graduate School of Education.

Denise Pope – (ed.stanford.edu)

Enam bulan setelah menerapkan larangan pemberian PR, seorang kepala sekolah sekolah dasar di Vermont menyatakan bahwa para siswa kini memiliki lebih banyak waktu di rumah untuk berkreativitas dan mengembangkan minat-bakatnya. Memang, dikatakan oleh Alfie Kohen dalam bukunya, The Homework Myth: Why Our Kids Get Too Much of a Bad Thing, bahwa PR mungkin adalah penemuan bidang pendidikan yang paling besar pengaruhnya dalam melenyapkan keingintahuan siswa. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *