Pemuda Drop Out Ini Sediakan Listrik Tenaga Angin Untuk Desanya

MENJANGAN.ID – Pemuda ini bernama William Kamkwamba asal Malawi (Afrika Timur), ia putus sekolah sejak umur 14 tahun sebab tak mampu. Tapi meskipun berhenti sekolah, William tidak berhenti belajar. Ia pun memperkaya pengetahuan melalui perpustakaan daerah, bolak-balik baca buku di sana.

William menyadari bahwa daerahnya sangat membutuhkan air. Pertanian di sana sangat kritis sebab kurangnya pengairan. Dari bacaan-bacaan yang ia pelajari, William mendapatkan ide sederhana untuk membuat pembangkit listrik tenaga angin.

Kemudian ia mulai membuat kincir angin sebagai generator listrik dengan memanfaatkan barang-barang bekas. Mulai dari kayu-kayu sisa bangunan hingga sepeda rongsok yang kalau di sini biasanya cuma jadi sarang tikus.

“Orang-orang mulai mengerumuni saya, mereka penasaran apa yang sedang saya buat,” kata William. “Ketika kincir mulai berputar, anak-anak bersorak-sorai. Ketika lampu sudah mulai menyala, warga terheran-heran bagaimana bisa listrik lahir dari angin?” katanya berkisah.

Berkat kincir angin buatannya itu, desa tempat tinggal William jadi bisa merasakan sengatan listrik untuk pertama kalinya. Rumah-rumah di desanya mendapat pasokan listrik untuk penerangan sekedarnya tiap malam. Ia pun membuat kincir yang lebih besar untuk dijadikan penyedia daya bagi irigasi pertanian warga.

Kincir angin sebagai generator listrik bukan penemuan baru memang. Namun kebergunannya sebagai solusi kehidupan warga membuat inisiatif William ini sebagai prestasi yang patut diapresiasi. Ia pun difasilitasi beasiswa hingga lulus dari Dartmouth College pada 2014 kemarin.

Bagaimana sobat sarjana sekalian? Apa masalah di sekitarmu dan kira-kira apa solusinya? [Menjangan]

*Diolah oleh Menjangan.ID dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *