Kakek Sadiman, Sang Penanam 15.000 Pohon di Hutan 809 Hektar

MENJANGAN.ID – Di tengah maraknya kebencian dan hoax, Mbah Sadiman hadir seperti oase. Hidupnya sederhana, pendidikan tidak tinggi tapi bermanfaat untuk orang lain. Hidup itu pilihan, berbagi kebaikan atau kebencian.

sadiman

Selama 20 tahun, Mbah Sadiman seorang petani berusia 64 tahun sendirian menanam pohon di hutan yang gundul tepatnya di hutan Gendol Wonogiri. Beliau mulai menanam pohon berawal dari keprihatinan atas maraknya penebangan hutan liar.

SADIMAN-3-1

Sadiman4-dan-sumber-air-dari-bukit-yang-ia-hijaukan.

Bukan hal mudah beliau melakukan tugas mulia tersebut, ada banyak cibiran dan pandangan negatif karena mbah Sadiman tidak menanam pohon-pohon produktif tapi menanam pohon beringin dan ipik. Pohon tersebut memang tidak ekonomis tapi bisa menyimpan banyak air. Cibiran demi cibiran tidak membuat mbah Sadiman menyerah. Beliau percaya bahwa suatu kebaikan tidak akan pernah sia sia.

16996121_10206532223144880_5988096811210824324_n

Setelah 20 tahun, hasil kesabaran dan ketekunan mbah Sadiman akhirnya bisa dinikmati oleh banyak orang termasuk orang-orang yang dulu mencibirnya. Sekarang air bersih mengalir deras di desa Genep dan desa desa sekitar hutan Gendol. Tidak hanya mengalir ke rumah rumah, air juga mengalir ke sawah sawah sebagai irigasi. Penerima manfaat air bersih ada 5 desa, 800 kepala keluarga dan 100 hektar sawah.

Mbah-Sadiman.

Mbah-sadiman

Mbah Sadiman yang tinggal di Dusun Dali, Desa Geneng Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah setiap hari keluar masuk hutan untuk menanam dan merawat pohon beringin dan pohon lainnya hingga 15 ribu pohon di lokasi seluas 809 Ha dan 5000 pohon yang ditanam bersama para relawan untuk merehabilitasi lahan kritis di lereng-lereng bukit serta melakukan perlindungan sumber mata air.

akurat_20170410_5OGz28

Ada harapan Mbah Sadiman yang wajib diingat: “Agar tidak ada lagi penebangan hutan dan kebakaran hutan. Agar semua pihak mulai sadar untuk memulihkan hutan demi keselamatan bumi dan anak cucu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *