Cara Bijak Memilah Pertemanan di Facebook Agar Tetap Waras dan Irit Kuota

Oleh: Rijal MZ

Kuota pertemanan di fesbuk hanya 5000. Sedangkan permintaan banyak. Jadi harus mendelete akun-akun yang selama 5 bulan terakhir tdak aktif, setiap jam update jualan melulu, nyebar sampah hoax, maupun akun yang sama sekali tidak pernah berinteraksi melalui jempol maupun komentar.

Kita harus menyeleksi pertemanan, selain untuk menjaga kewarasan di tengah tahun politik, juga agar fesbuk tetap kondusif sebagai ajang memperluas jaringan, menambah ilmu dan berbagi keceriaan.

Cara agar akun kita tetap waras dan kuota tetap terjaga.

  1. Cek melalui ulangtahun. Di fesbuk ada fitur ulangtahun. Klik. Terpampang lah para sahabat fesbuk kita yang hari ini maupun beberapa hari mendatang ulangtahun. Cek di dindingnya. Kalau dia tidak aktif menulis kegiatan maupun status dalam 5 bulan terakhir dan tidak kita kenal di dunia nyata, berarti sudah saatnya di-delete.
  2. Cek melalui “kenangan”. Fesbuk merekam aktivitas kita pada hari ini, yang kita lakukan beberapa tahun silam. Dari sini kelihatan, misalnya, pada tanggal 22 Oktober setahun silam kita berteman dengan siapa saja. Klik masing-masing dinding sahabat fesbuk kita. Jika memang tidak aktif, atau kita kurang nyaman dengan postingannya, delete saja. Beres.
  3. Cek salah satu akun sahabat kita. Klik “Teman”, lalu “Teman Bersama”, cermati satu persatu yang tidak aktif, (sok) misterius dan tidak jelas identitasnya, yang jualan produk melulu tanpa pernah berinteraksi manusiawi dengan kita, maupun yang ngomong copras-capres secara norak dan membuat kita terganggu, dan seterusnya. Delete saja jika memang tidak aktif, tidak membawa manfaat bagi kita, atau pasif.
  4. Cek di kolom komentar. Ketik nama secara acak. Misalnya ketika Ahmad. Niscaya bakal muncul para sahabat fesbuk kita yang bernama “Ahmad” dan nama lengkapnya. Cek, apakah di antara nama-nama tersebut ada yang tidak kenal di dunia nyata, atau hanya kenal di fesbuk dan tidak pernah berinteraksi, atau kategori “embuh” (kita nggak tahu sejak kapan berteman, nggak pernah interaksi, juga nggak kenal siapa dia). Bisa di-delete.

Fesbuk tetap mengasyikkan jika memiliki sahabat yang aktif berinteraksi, membawa manfaat bagi kita, dan woles bersikap. [Menjangan]

*Sumber: FB Rijal MZ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *